Wednesday, March 11, 2015

Perbedaan Ilmu Sosial Dasar (ISD) dan Ilmu Budaya Dasar (IBD)


ISD (Ilmu Sosial Dasar) merupakan pengetahuan yang mempelajari tentang kehidupan manusia serta permasalahan – permasalahan yang menelaah pada manusia terhadap sosial dan masyarakat. ISD meliputi studi manusia, masyarakat dan studi lembaga social. Kelompok – kelompok tersebut terdiri atas psikologi, sosiologi, dan antropologi, sedang yg kemudian terdiri atas ekonomi dan politik. Sasaran Studi ISD adalah aspek2 yg paling dasar yg ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dan masalah2 yg terwujud dari padanya. Dengan adanya ISD, diharapkan seorang manusia dapat memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap lingkungan sosialnya. Dengan kepekaan sosial yang dimilikinya, mahasiswa diharapkan memiliki kepedulian sosial dalam menerapkan ilmunya di masyarakat. Seperti pada saat ini telah maraknya terjadi pembegalan, peristiwa ini terjadi akibat dari hubungan yang hampir sama sekali tidak bersentuhan antara orang - orang tersebut terhadap masyarakat di sekitarnya, maka dari itu dengan ISD di harapkan masyarakat dapat mempererat hubungan masyarakat, sehingga tidak terdapat perbedaan pendapat diantara masyarakat.


IBD (Ilmu Budaya Dasar) merupakan pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep - konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah - masalah manusia dan kebudayaan. Dengan adanya IBD, diharapkan manusia dapat mempelajari dan mengerti budaya yang sekian banyaknya terdapat pada Negaranya. Kebudayaan yang ada di Negara kita sangat beragam, sehingga masyarakat dapat menjaga serta memelihara kebudayaan yang ada di Negaranya. Sering kali masyarakat lupa dengan budaya yang ada di lingkungan sekitar, hal ini akan mengakibatkan budaya yang ada di Negara tersebut terlupakan serta terabaikan. Banyak kasus yang terjadi di Negara Indonesia tentang budaya yang kita miliki di akui oleh Negara lain, peristiwa ini merupakan salah satu akibat masyarakat mengabaikan dan tidak memelihara dengan baik budaya yang mereka miliki.


Berdasarkan penjelasan singkat tersebut dapat disimpulkan bahwa Ilmu Sosial Dasar mempelajari tentang masalah manusia dengan lingkungan sosialnya. Ilmu Budaya Dasar mempelajari tentang masalah manusia yang berkaitan dengan budaya dan dasar-dasarnya. Kedua pengetahuan tersebut sangat dibutuhkan pada era modern ini sebagai media pembelajaran, sehingga masyarakat dapat lebih peduli dan memelihara hubungan social antara masyarakat serta budaya – budaya yang ada.

Thursday, January 22, 2015

Pengaruh Perilaku Elit Politik Terhadap Kehidupan Sosial Masyarakat Indonesia



Politik di Negara Indonesia sudah berkembang dari jaman ke-jaman. Bila dilihat sejarah Indonesia, para elit politik Indonesia sudah berkali-kali mengadakan perundingan dengan pemerintah colonial Belanda.

Oke, kita kembali ke jaman sekarang, sebagian perundingan-perundingan yang terjadi di Indonesia didominasi oleh orang-orang elit, lho kenapa? Kaum elit adalah sekumpulan orang-orang yang mempunyai kemampuan atau pengaruh terhadap lingkungan dalam lingkungan tertentu, sehingga kaum elit politik merupakan orang-orang yang memiliki pengaruh terhadap jalannya politik di Negara Indonesia kita tercinta.

Namun, keadaan politik yang berjalan di Indonesia saat ini dapat di katakana lebih banyak negatifnya. Sebagai contoh pada lembaga DPR pejabat-pejabat yang menjadi perwakilan rakyat Indonesia seringkali bermalas-malasan seperti tidur, bermain HandPhone dan lain-lain, terutama ketika ada perundingan dimana seharusnya sebagai perwakilan rakyat, anggota menindakinya dengan serius.

Sebagai rakyat Indonesia, saya sendiri sudah tidak peduli lagi dengan jalannya politik yang ada di Indonesia, mengapa saya berpikir demikian? Jika pejabat-pejabat yang sebagai penghantar aspirasi dan suara rakyat tidak menanggapi dengan serius dan bijak, lalu kenapa saya harus pusing-pusing tujuh keliling memikirkan Negara Indonesia ini sedangkan saya tidak memiliki pengaruh apapun terhadap politik.

Pengaruh yang di timbulkan elit politik terhadap kehidupan sosial masyarakat:

  1. Masyarakat menjadi tidak peduli terhadap masalah politik dan pemerintahan Indonesia.
  2. Hubungan antara masyarakat dengan anggota elit politik akan sulit terjalin kembali.
  3. Karena kurangnya pengawasan yang diberikan oleh masyarakat, elit-elit politik pun semakin menjadi-jadi dalam mengambil celah untuk melakukan perbuatan tercela.
  4. Banyaknya kesalahan kesalahan dalam pengambilan tindakan untuk mengatasi suatu permasalahan yang terjadi.
  5. Meningkatnya kasus politik yang terjadi akibat dari ketidaktepatan dalam bertindak.

Baru-baru ini terjadi kasus penolakan oleh anggota DPR dalam hal penunjukkan Budi Gunawan sebagai calon Kapolri pilihan Presiden Jokowi, penanganan yang dilakukan anggota DPR sangat tangkas dalam mengatasi kasus satu ini walaupun kasus tersebut belum sepenuhnya selesai. Sebagai Rakyat Negara Indonesia saya mengharapkan ke depan agar anggota elit politik dapat tangkas dan tepat dalam mengambil tindakan dalam mengatasi permasalahan, sehingga hubungan kepedulian rakyat terhadap politik Indonesia dapat kembali terjalin.

Demikian Post yang bertujuan sebagai tugas ISD saya yang ke-4 ini, semoga berguna untuk yang membaca... ^_^

Thursday, January 8, 2015

Pengaruh Globalisasi Terhadap Lingkungan



Pengaruh Globalisasi Terhadap Lingkungan


Hai, apa kabar semua? Kalau saya baik-baik saja, selesai liburan langsung di tekankan dengan tugas-tugas pemberian dosen. Salah satunya adalah yang sekarang ini, tugas membuat semacam artikel tentang Pengaruh Globalisasi Terhadap Lingkungan. Globalisasi, mungkin kata itu sering kita dengar dari media masa, ataupun dari percakapan sehari-hari. Kata globalisasi sendiri muncul pada dekade akhir abad ke-20. Dengan adanya Globalisasi, negara-negara dapat dengan mudah melakukan suatu interaksi, bahkan individu dalam suatu negara dengan individu di negara lain dapat dengan mudah melakukan suatu interaksi, baik dalam hal komunikasi, pertukaran komoditi, pertukaran informasi, dan lainnya. Pengaruh globalisasi semakin dirasakan oleh masyarakat Indonesia, mulai dari kalangan atas hingga kalangan bawah. Bagi para investor, globalisasi dinilai sebagai peluang untuk mengembangkan usaha-usaha baru. Bagi para mahasiswa seperti saya, globalisasi seperti sebuah persaingan dalam meningkatkan kualitas pribadi dan nilai jual. Bagi pemodal kelas kaki lima, globalisasi merupakan persaingan yang tidak seimbang, dan menurunnya penghasilan. Beberapa Perubahan globalisasi yang mempengaruhi masyarakat adalah:

1.    Revolusi Hijau
Revolusi Hijau merupakan yang pada awalnya menggunakan metode tradisional, sekarang beralih menggunakan metode modern. Banyak para petani yang menggunakan pestisida, obat pertumbuhan tanaman. Sehingga hasil pertanian dapat meningkat.

2.    Kasus Freeport
Kasus ini merupakan hubungan kontrak antara Indonesia dengan Freeport. Hasil dari hubungan kontrak ini sangat memberatkan Indonesia.

3.    Eksploitasi Pasir Laut
Merupakan kasus pengerukan pasir laut karena Australia tidak berhenti meminta pasokan pasir laut. Bisnis pasir laut memang menggiurkan pengusaha, terutama untuk daerah-daerah Indonesia bagian perbatasan. Eksploitasi tambang besar-besaran yang dilakukan enam perusahaan tambang di kawasan kepulauan Riau dan Batam mengancam kehidupan nelayan. Akibat dari eksploitasi tersebut lingkungan menjadi rusak, ekosistem terganggu, air laut di lokasi tangkapan hilang, lokasi sekitar penambangan menjadi berlumpur sehingga banyak nelayan-nelayan tradisional di kawasan penambangan pasir laut tersebut kehidupannya sangat memperihatinkan, dan terpaksa menganggur.

Pada umumnya dengan adanya globalisasi, keadaan lingkungan disekutarnya dapat menjadi lebih baik apabila di manfaatkan oleh manusia dengan baik, tetapi sebaliknya dapat berakibat buruk apabila digunakan dengan tidak sebagaimana mestinya.  Globalisasi memiliki dampak Positif dan dampak Negatif. 

Dampak positif yang terjadi diantaranya:


  1. Kemajuan teknologi menyebabkan kehidupan sosial ekonomi lebih produktif, efektif, dan efisien sehingga membuat produksi dalam negeri mampu bersaing di pasar internasional.
  2. Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik. 
  3. Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri. 
  4. Kemajuan di bidang teknologi, komunikasi, informasi, dan transportasi yang memudahkan kehidupan manusia. 
  5. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan. 
  6. Meningkatkan pembangunan negara.

   
     Adapun dampak negatifnya :

  1. ·    Semakin mudahnya nilai-nilai barat yang bersifat negative masuk ke suatu Negara baik melalui internet, media televisi, maupun media cetak yang banyak ditiru oleh masyarakat.
  2. Semakin lunturnya semangat gotong-royong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan sosial
  3. Perusahaan dalam negeri lebih tertarik bermitra dengan perusahaan dari luar, Akibatnya kondisi industri dalam negeri sulit berkembang. 
  4. Terjadi kerusakan lingkungan dan polusi limbah industri. 
  5. Menghambat pertumbuhan sektor industri. 
  6. Timbulnya sikap bergaya hidup mewah dan boros karena status seseorang di dalam masyarakat diukur berdasarkan kekayaannya. 
  7. Mudah terpengaruh oleh hal yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau kebudayaan suatu Negara.